Tuesday, February 26, 2019

Pengen Jadi Youtuber atau Blogger? Kuncinya Harus Banyak Bersabar

Bobo Syamu dan Randy Siwa Ketika Ngevlog

"Yoooo, hai good people, kembali lagi bersama saya Bobo Syamu. Ada juga Randy Siwa... Kali ini kita ngobrolin tentang Youtube bersama Nafi, jangan lupa like, coment, subscribe dan share. Karena subscribe itu gratis," Kata Bobo memperagakan aktivitasnya ketika ngevlog.

Kemarin aku bertemu dengan Bobo Syamu, orangnya asik parah. Baru duduk udah diajakin ngobrol ngalor ngidul dan tentu saja kami belum saling kenal sebelumnya. Bobo Syamu adalah Ketua Youtuber Creator Pekanbaru (YTC Pku).

YTC Pku sendiri memiliki anggota lebih dari 250 orang. "Yang di Whatsapp gak bisa lebih dari 250 kalau yang di Facebook udah 600 an anggota," kata Bobo sambil menyeruput es tehnya.

Dia mengawali karirnya sebagai Youtuber sejak tahun 2011, butuh waktu lama untuk bisa menghasilkan uang dari Youtube. Setelah bertahun-tahun akhirnya ia mendapatkan manis dari hobi yang ditekuninya itu.

"Kalau mau jadi Youtuber, ya gak usah mikirin uang dulu. Kalau mikirin uang nanti gak dapat pasti kesal sendiri terus jenuh dan berhenti berkarya," ucap pria gondrong ikal ini.

Bobo menawari aku sebotol minuman, tapi aku menolaknya karena sedang tidak ingin. Di awal-awal tahun Bobo mengaku jika menaikkan subscriber itu tidak mudah. Bahkan butuh waktu lebih dari 1,5 tahun untuk mencapai 1.000 subsriber.

Mulanya konten yang dibuat oleh Bobo berkisar tentang pekerjaannya sebagai fotografer dan wedding video. Namun subscriber naik drastis ketika ia ngevlog dengan motorvlog. Dapat jackpot, ketika sebuah kejadian kecelakaan sepeda motor di depannya. Dari situ lah ia mendapatkan satu juta viewer. Saat ini Bobo memiliki hampir 11 ribu subscriber.

"Hahaha, aku masih sedikit pendapatan dari Youtube, dari adsense sama endorse. Naik turun lah dari Rp 1,8 - Rp 2 jutaan," ungkapnya.

Kalau mau jadi youtuber harus diawali dengan niat, mengikuti hasrat dan berkarya. Jangan pernah bosan dan jangan jadi youtuber cuma untuk mengikuti trending millenial. Itu lah pesan-pesan dari Bobo Syamu yang memiliki channel Bobo Project.

Memang tidak bisa disangkal terkadang seseorang ingin menjadi konten kreator, baik youtuber, blogger atau pun profesi di bidang media banyak yang berpikir tentang uang. uang, uang dan uang tanpa memikirkan konten.

Ketika tidak lagi mendapatkan uang dari internet perasaan jenuh pun mulai muncul. Semangat yang menggebu-gebu di awal bahkan hilang di telan kejenuhan. Tak jarang sebuah channel mau pun blog berakhir dipenuhi sarang laba-laba.

Jika memang suka, jauhkan pikiran uang ketika memulai suatu hobi. Perkuat tentang isi, lama-kelamaan uang yang akan menghampiri. Baik ngeblog maupun ngevlog pada dasarnya semuanya sama. Bisa dikatakan penghasilan hanyalah bonus dari hobi yang ditekuni.

Membangun subscriber, membangun viewer, menaikkan DA/PA dan lain sebagainya, memang butuh kesabaran ekstra. Tak akan cukup waktu satu atau dua bulan untuk merintis dan membangun. Semua ada prosesnya.

No comments:

Post a Comment

Adbox